Home > Life & Business Excellence > “Hidup dan Soal Pilihan Ganda”

“Hidup dan Soal Pilihan Ganda”

Istri saya pagi ini berangkat terlebih dahulu dari rumah, 30 menit berlalu, saya sadar bahwa dia meninggalkan berkas utama yang dia perlukan hari ini di meja depan.

Kontan saya meneleponnya dan dia harus berbalik lagi untuk mengambilnya. Sebuah pilihan sikap dihadapkan pada Anda saat ini :

1. Anda bisa saja memilih untuk ‘mencuri omel’ dengan kata2 : “Makanya, kalau mau pergi lain kali lihat2 dulu”, atau;

2. Katakan : “Apa yang bisa saya lakukan agar kamu bs mendptkan berkas ini segera, apa saya perlu antarkan ke depan kompleks agar tidak makan banyak waktu?”

Well,
Sebuah pilihan…terkadang spontan
Jika kita memilih nomor satu, maka pikirkan : Apa manfaatnya jika saya mengucapkannya? Paling2 saya hanya akan puas sesaat karena bisa “mencuri omel” yang kemudian 5 menit kemudian saya akan sesali.

Dengan mengucapkan “Makanya, kalau mau pergi bla bla..” Itupun hanya akan mengecilkan percaya dirinya karena kita merendahkan kompetensinya. Lagipula, mana ada sih orang yg dengan sengaja mau meninggalkan berkasnya dan akhirnya repot2 balik lagi? Pastilah dia benar-benar lupa…

Perasaan menyesalnya dan effort dia untuk kembali sudahlah cukup menjadi hukumannya

Mulailah dengan pilihan respon anda terhadap sebuah kejadian…

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: