Antara Pekerjaan, Penghasilan dan Citra Diri

Dimana si Abang Penjual Sayurnya?

Dimana si Abang Penjual Sayurnya?

Karawaci, 15 Januari 2012

Melihat sebuah gerobak sayur yang ditinggal penjualnya, sekelebat saya memindai radius pandang saya dan menemukan dia sedang tertidur pulas di serambi masjid tak jauh dari gerobak itu diparkir. Saya berpikir, kalau dia tertidur seperti itu, darimana dia dapat uang masuk? Tapi ah…dia pasti kelelahan, biarlah dia istirahat sejenak…

Tapi saya jadi teringat ketika suatu kali, saya berbagi pengalaman dengan seorang teman tentang profesi yang saya jalani saat ini, seorang agen asuransi.

Teman (T) : “Saya tidak mau jalanin profesi itu, penghasilannya tidak tetap, saya mah pengen yang tetap-tetap aja”

GP : “Hmm, pendapatmu benar juga ya. Memang betul bahwa semua orang butuh kejelasan pendapatan, bukan begitu?
Lalu menurutmu, kenapa kantor kita mau memberikan penghasilan tetap ya?”

T: “Ya, tentunya karena kita kerja tetap”

GP: “Maksudnya Tetap?”

T : “Ya, masuk tiap hari, kerja konsisten”

GP : “Ooh…artinya untuk mendapatkan gaji tetap, kita butuh kerja tetap ya? Artinya kalau kita kerja tidak tetap, penghasilan kita juga tidak tetap. Itu wajar dong ya?”

“Kalau kamu di kantor sebagai customer service dan melayani pelanggan 10 orang setiap harinya, artinya 200 orang sebulan. Berapa gajimu?” (5 juta)

“Bulan depan kamu melayani 200 orang lagi, berapa gajimu?” (5 juta)

“Bulan depan lagi kamu melayani 200 orang lagi, berapa gajimu?” (5 juta juga)

“Kalau ada pekerjaan lain, bulan ini melayani 200 orang gaji 5 juta, bulan depan melayani 200 orang gaji tambah 5 juta menjadi 10 juta, dan bulan depannya 200 orang lagi dan gaji naik 5 juta menjadi 15 juta. Kamu mau gak?”

T: “Ya mau lah…”

GP : “Tapi tidak berarti kalau kamu mau lalu kamu bisa menjalankan profesi ini, karena banyak orang yang enggan menjalaninya karena citra dirinya (baca : jaim, alias jaga image) jauh lebih penting”

Bukan masalah jenis pekerjaannya, tapi konsistensi Andalah yang akan membuat citra diri dan segalanya menjadi berbeda…

Dan bukan masalah jenis pekerjaannya yang membuat penghasilan tidak tetap, melainkan konsistensi kerja yang Anda berikan yang memberikan penghasilan tetap.

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

Advertisements

7 thoughts on “Antara Pekerjaan, Penghasilan dan Citra Diri

  1. Semangattt !!!
    Mengutip kata2 bu Mi*a: “klo gaji masih di bawah 10jt, mending di Pru ajah… *JLeeeppp…

  2. Assalamualaikum,wah keren Pak Blognya…smoga jadi inspirasi kita smua…
    Selamat Pagi…PAGIIIIIIIIIIIIIIII
    Apa kabar????LUAAAAAAAAAAAAR BIAAAAAAAAASA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s