Dua Resep Pasti Gagal dalam Bisnis


Gong Xie Fat Chai
Selamat Tahun Baru Imlek!
Bicara tahun baru Imlek, cocok untuk membuat resolusi baru dalam bisnis

Sekedar berbagi pengalaman pribadi setelah total hampir 10 tahun menjalani bisnis, dari sprei dan bedcover, voucher pulsa, baju anak, broker catering, rental PlayStation, sampai bisnis sebagai agen asuransi yang saat ini dijalani, bahwa selain 5 pilar faktor teknis yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah bisnis yaitu :

1. Modal (Capital)
2. Ide / Konsep
3. Tenaga
4. Waktu
5. Ongkos (Operational)

Kita memerlukan dua hal lagi yang tak bisa dikesampingkan : FOKUS dan KOMUNITAS BISNIS.

Dua hal ini sering dikesampingkan banyak orang sehingga bisnis mereka hanya sekedar menjadi bisnis sampingan.

Pertama,
FOKUS.

Fokus bukan berarti hanya menjalankan satu hal saja, maksud dari fokus lebih bermakna bahwa semua tindakan kita mengarah pada kesuksesan bisnis yang kita jalani. Well, coba perhatikan kita yang menjalani bisnis sampingan, bandingkan dedikasi yang kita investasikan ketika kita sedang menjalani bisnis itu dibandingkan dedikasi ketika kita kita bekerja.

Ya Anda benar, dedikasi itu sebuah paket : kesadaran Anda untuk bangun pagi, keikhlasan Anda bermacet-macet, pengorbanan Anda menemani bos meeting sampai malam bahkan di akhir pekan, sampai berakhir di gaji yang (mudah-mudahan) sesuai dengan semua yang Anda berikan.

Namun ketika tiba waktunya kita menjalani bisnis sampingan, tinggallah sisa-sisa waktu, desahan nafas lelah, dan emosi yang mudah tersulut yang kita berikan. Wajar kalau bisnis kita tetap menjadi sampingan, dan tidak pernah menjadi bisnis utama dan akhirnya gulung tikar.

Tips dari saya, jalani bisnis sampingan Anda secara overtime (lembur), bukan part time (paruh waktu). Semangat overtime jelas berbeda dengan part time. Biarkan orang melihat Anda seperti pekerja keras yang dinilai kurang bersyukur karena menganggap gaji kantor masih kurang, atau dianggap orang ngoyo (baca : memaksakan diri).

Kedua,
KOMUNITAS BISNIS

Percaya atau tidak, keberhasilan dalam berbisnis yang saya tipsnya saya bagikan hampir 90% diambil dari pengalaman saya menjadi karyawan. Termasuk 5 pilar faktor teknis di atas.

Mengapa Anda bisa bertahan dalam tekanan di kantor? Ya karena Anda punya kolega-kolega yang secara tidak langsung bisa saling mendukung secara semangat ketika salah satu merasa ‘down’. Mulai dari manager Anda yang menyemangati Anda, sampai rekan kerja Anda yang selalu ada di samping Anda untuk mendengarkan keluh kesah Anda.

Bisnis mutlak memerlukan komunitas dimana di dalamnya terdapat orang-orang bervisi sama. Kata Opick : “Wong Kang Sholeh Kumpulono”, kalau mau ketularan sholeh, berkumpullah dengan orang-orang sholeh.

Bersepakatlah kembali dengan filosofi sapu lidi, yang kuat ketika bersatu. Kita ini manusia yang butuh bersosialisasi. Lha kalau bisnis diam diam, terpuruk sendiri, malu kalau orang lain tahu kalau gagal, tahu-tahu sudah muntaber : ya, MUNdur TAnpa BERita. Sebutlah komunitas-komunitas bisnis yang banyak berjamur, dari komunitas “Tangan di Atas”, sampai asosiasi-asosiasi profesi, hingga komunitas kelas wahid seperti Kadin. Apakah semua bisnis perlu komunitas?

Seorang entrepreneur di bidang IT bertukas,”Saya sendirian aja jalani bisnis saya tuh, gak pakai kumpul-kumpul gituan, dan saya bisa sukses.”

“Oh iya”, saya bilang. “Kalau Anda spesial, cara berkomunitasnya unik, tuh bareng ama agan-agan di KASKUS.” – Ternyata secara tak sadar diapun berkomunitas.

Dengan komunitas, Anda bisa menemukan potensi terpendam Anda. Anda akan berhenti bicara ,”Saya gak bisa, saya gak bakat”, karena teman-teman Anda takkan membiarkan Anda berkata seperti itu.

Seperti halnya komunitas bisnis yang saya bangun dalam profesi social-entrepreneur sebagai agen asuransi, silakan buka http://www.FutureincTeam.com untuk mencari tahu apakah team ini adalah komunitas yang Anda cari selama ini.

Jadi,
Silakan praktekkan Resep Pasti Gagal dalam berbisnis : tidak FOKUS dan tidak ber-KOMUNITAS. Dijamin Anda pasti gagal total.

“Belajarlah berbisnis dari Karyawan, mereka konsisten dalam waktu kerja dan padat dalam karya nyata, insya Allah Anda akan jadi pebisnis sukses!”

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: