Home > Life Insurance Business > Para “Penyedot” Uang Anda!

Para “Penyedot” Uang Anda!

“Pada dasarnya, kita hidup untuk saling menguntungkan sesama”

SATU
Satu kerat Tembotol, berisi 24 teh dalam botol dijual Rp. 32,000 kepada pengecer. Artinya, satu botol dihargai sekitar Rp. 1,300.

Teh tersebut dijual dalam kisaran harga Rp. 2,000 – Rp. 3,000 oleh para pengecer. Artinya, dalam setiap botolnya sang pengecer mengambil margin minimal 50%. Itu baru margin dari sang pengecer saja, belum margin distributor lokal, distributor utama, dan produsen. Dan jutaan Tembotol itu dikonsumsi setiap harinya di seantero nusantara.

DUA
CEPROLET ORLAMBO, 7-seater medium MPV. Di Indonesia dipasarkan hanya versi bensin 1.8 transmisi Automatic dengan harga Rp. 324 juta OTR Jakarta dengan status import CBU dari GM Korea.

Harga jual termurah Orlambo di Korea untuk versi 2.0 diesel 163 PS matic (di Korea cuma dijual versi diesel dan LPG) berkisar 175 juta, masuk Indonesia kena bea masuk 45% + Bea Balik Nama 10% + biaya lain-lain + margin keuntungan dealer.

Berapakah X ?
Rp. 175 juta x (100% + 45% + 10% + X%) = Rp. 324 juta. Artinya X adalah 30% , sebagai biaya lain-lain dan margin keuntungan dealer.

TIGA
Sebuah bank ternama yang bulan Maret 2012 lalu berhasil mendapatkan 10 juta nasabah, sebagaimana bank-bank lainnya, memberikan ketetapan biaya administrasi rekening adalah Rp. 10,000 / rekening / bulan.

Artinya,
Dari biaya administrasi saja, institusi ini sudah mendapatkan pemasukan sebesar Rp. 100 Miliar setiap bulannya. Belum dari pemasukan hasil bisnis, biaya-biaya transaksi, keuntungan usaha dari margin dll.

Hitung punya hitung,
Kalau 1 Mobil dibandrol 300 juta, 1 motor dibandrol 15 juta, 1 iPad dibandrol 6 juta, maka setiap bulannya bank ini bisa memberi paket hadiah berupa 10 mobil, 100 motor dan 1000 iPad hanya dengan 10% dari pemasukan biaya administrasi itu setiap bulannya.

EMPAT
Telponbel, Operator penyedia jasa layanan telekomunikasi seluler membeli perangkat Base Station Transceiver (BTS) dari vendor penjual perangkat telekomunikasi Huachi.

Telponbel mendapatkan uang untuk membeli perangkat Huachi tentunya dari pulsa yang dibayar oleh para pelanggan ponsel. Selain itu, Telponbel juga ‘mengambil’ sebagian pulsa pelanggannya untuk membayar gaji karyawan mereka.

Nah, karena Huachi mendapatkan uang dari Telponbel, maka karyawan Huachi juga ‘digaji’ oleh para pelanggan Telponbel, ya mungkin salah satunya Anda. Jadi, mungkin seharusnya pulsa Anda tidaklah harus semahal yang Anda bayar sekarang.

Tapi nyatanya, banyak dari kita tidak pernah mempermasalahkan berapa margin yang diambil oleh penjualnya, selagi dia mendapatkan manfaat dari produk yang dia beli. Dan mereka juga paham banyak biaya yang diperlukan produsen untuk membuat jalur distribusi, promosi sampai pelayanan pasca-penjualan.

“Saya tidak peduli pemilik warung tegal untung 100% dan bisa membangun istana di Tegal, yang penting saya bisa makan”

“Saya tidak peduli sama pengecer teh botol untung lebih dari 50%, yang penting haus saya hilang”

“Saya tidak peduli sama yang punya dealer mobil untung 10 – 20%, yang penting saya gaya”

“Saya tidak peduli sama yang punya bank ini mau seperti apa, yang penting uang saya ‘aman’ tersimpan dan saya mungkin bisa dapat undian mobil”

“Saya tidak peduli pulsa saya sebagian mau dipakai untuk membayar ratusan officeboy yang bergaji 1 juta sebulan sampai membayar gaji direksi Telponbel dan Huachi yang ratusan juta sebulan. Yang penting saya bisa internetan dan telepon”

Nah, ini namanya konsumen-konsumen yang baik. Syukur-syukur konsumen ini sadar dan bertobat, jadi bisa ikut bisnis seperti mereka.

Tapi ada fenomena yang unik yang terjadi pada sebuah profesi yang tidak kalah unik : seorang agen asuransi🙂

INI DIA FENOMENANYA :

“Premi saya disedot untuk bayarin komisi agen-agen asuransi”

“Premi saya digunakan untuk para agen jalan-jalan ke luar negeri”

“Bagaimana perusahaan asuransi mau memberikan keuntungan untuk saya kalau uangnya untuk komisi agen dan bonus jalan-jalan ke luar negeri?”

“Karyawan perusahaan asuransi kan banyak, darimana uang buat bayar mereka kalau bukan dari premi kami”

Apa pendapat Anda?

To Be Continued….
Tetap nantikan http://www.GusnulPribadi.com

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: