Jangan Menunggu Sempurna

Talk Doesn’t Cook Rice…

Hasil gambar untuk tum chalo to hindustan chale lyrics

Dan anak kecil itu berdiri menatap pohon tumbang melitang jalan. Hujan mulai rintik, semua orang berlarian masuk ke dalam mobil, berteduh di bawah naungan.

Gerutu-gerutu mulai terdengar.
“Terlambat ke kantor.”
“Pesanan yang ditunggu.”
“Ditunggu teman di kafe.”

Tapi anak itu tetap berdiri mematung memandang pohon tumbang melintang jalan. Tak ada mobil maupun motor yang bisa melintas. Hujan menderas, sejurus anak ini berlari berteriak menumbuk pohon. Dia dorong pohon itu sekuat raga agar tergeser dari jalan. Tak sesentipun bergerak. Erangan suaranya terdengar menembus udara basah.

Tak berapa lama, 5 orang anak seumurannya datang membantunya untuk mendorong pohon itu. Masih tetap, tumbang melintang jalan.

Satu dua mata dewasa mulai melihat drama haru ini, mereka yang duduk manis di bus kota, mereka yang hangat kering di dalam mobilnya, mereka yang berteduh nyaman di naungan, mulai diliput rasa bersalah.

Satu dua tubuh dewasa mulai bergerak merangsek menuju pohon tumbang yang melintang jalan , mengambil tempat di sela-sela anak-anak peduli itu.

Puluhan orang kini bahu membahu mengangkat pohon tumbang itu dari melintang di tengah jalan dan…. mereka berhasil melakukannya

***

Talk Doesn’t Cook Rice…
Bicara dan bergumam saja tidak akan membuat nasi matang. Seseorang perlu berbuat, walau masih jauh dari kesempurnaan tapi itu kondisi terbaik yang dia punya.

Dari ‘Aisyah RA. ia berkata: “Rasulullah SAW. bersabda, ‘Orang yang mahir membaca Alquran, maka nanti akan berkumpul bersama-sama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan orang yang terbata-bata ketika membaca Alquran dan terasa berat baginya, maka ia akan mendapatkan dua pahala (HR. Bukhari dan Muslim).

Sahabat,
Sudahkah kita berikan yang terbaik?
Walau masih terbata
Walau masih ada kesibukan
Walau masih tertatih

Masih ingat legenda heroik bambu runcing bangsa ini versus senjata canggih para penjajah? Itulah kondisi terbaik yang bangsa ini miliki dan lihat bagaimana Allah memenangkan bangsa ini

Sama seperti anak itu, logika kita mengatakan bahwa anak ini takkan bisa menggeser pohon. Dan lihat bagaimana Allah kirimkan bala bantuan pada sang anak untuk menyelesaikan misinya…

Tergesernya pohon itu adalah proyek sang anak
Dia yang memimpikannya
Dia yang memulainya

Just do your best
And Allah knows what the best for you

Kemenangan..
Kekalahan…
Keberhasilan…
Kegagalan…
insyaallah Semua baik…

Menang, berhasil, lalu bersyukur. Itu baik
Kalah, gagal, lalu bersabar. Itu baik
Syaratnya, kita telah usahakan yang terbaik

Ingin menyaksikan bagaimana kisah lengkap anak ini?
KLIK DI SINI

Best Regard, 
The World of Gusnul Pribadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s