Search

The World of Gusnul Pribadi

Sukses | Berkah | Bertumbuh

Mas, Doanya (masih) Kurang Perangko

“Aku mau ujian, doakan aku ya”
“Udah gak usah repot bawa kado, doanya aja”
“Doain gw menang hari ini ya”

Dan saya jawab, “Iya, insya Allah pasti gw doain”

Tulisan kali ini sebenarnya isinya sebuah pertanyaan :
Kalau ada seseorang meminta saya mendoakan dia seperti itu, apakah jawaban “Iya, insya Allah pasti gw doain” sudah termasuk dalam definisi doa, atau belum ya?

Continue reading “Mas, Doanya (masih) Kurang Perangko”

Jordan, Bulls dan Wizard

Sepakati dulu kalau Michael Jordan jago main basketnya.

Nampaknya, bukan Jordannya yang membuat Bulls juara sampai double three-peat di era 90-an. Buktinya, Washington Wizard tidak jadi juara ketika Jordan pindah ke sana.

Dan nampaknya, bukan Chicago Bullsnya yang membuat para pemainnya bisa merasakan cincin kejuaraan. Buktinya 10 tahun terakhir tim dari kota angin ini tidak pernah menjadi juara NBA.

Continue reading “Jordan, Bulls dan Wizard”

Sebut Saja Namanya Parno, Sang Pengiris!

Sebut saja namanya Pak Parno, dari Jawa. Dia berjualan rujak di titik yang sama di Jalan Matraman sejak 37 tahun yang lalu. Wow, artinya ketika saya lahir, beliau sudah mulai berjualan rujak. Ferra, istri saya, yang kali ini jadi kontributor cerita saya. Lha wong dia yang beli rujaknya hehehe.

Eh, tapi bukan itu yang mau kita bahas hari ini. Perhatikan penampilannya. Sebentar, sebelum dilanjutkan. Anda perlu melihat baik-baik foto di bawah ini dulu.

Ini dia penampakan Pak Parno
Ini dia penampakan Pak Parno

Continue reading “Sebut Saja Namanya Parno, Sang Pengiris!”

Epik Merdeka Tujuh Dasa Warsa

Jakarta, 19 Agustus 2015
From The Corner of Creations

Jika ditanya, apa yang hilang di negeri ini adalah kesholehan sosial
Yang sholeh ini lebih suka mengurus diri sendiri dan keluarga sendiri
Karena pesimis ketika diamanahi urusan negeri.
Baru berbuat baik sedikit langsung dikebiri oleh orang-orang yang iri.
Continue reading “Epik Merdeka Tujuh Dasa Warsa”

Kira-Kira Tuhan Gitu Gak ya?

Sudah berhari-hari ini wajah anakmu merengut, dia menginginkan mainan yang ada di toko. Sebuah mainan kereta api Chug Patrol lengkap dengan rel yang bisa disusun dalam berbagai versi. Kamu tidak serta merta mengabulkannya. Kamu selalu mengatakan ,

“Apakah kamu bener-bener pengen mainan itu, nak?”

Mainan Impian sang Anak
Mainan Impian sang Anak

Dan hari demi hari anakmu selalu dan selalu menyebut-nyebut mainan kereta itu. Semakin dia menyebutnya semakin kamu memikirkannya, apakah kamu mau membelikannya?

Continue reading “Kira-Kira Tuhan Gitu Gak ya?”

Kemaluan pada Sebuah Sabtu

“Semua-muanya kok bela-belain bisnis sampai-sampai sabtu-sabtu bulan puasa aja masih mikirin bisnis… “

Memang sih, aktivItas kami sebagai tenaga pemasar memang terfokus di hari Sabtu. Bukan apa-apa, karena memang sebagian dari kami masih bekerja, jadi ketika kami menyiapkan pelatihan pada hari kerja, mereka keberatan.

“Gitu-gitu amat sih tapi….”

Lha bagaimana ya, saya cuman nyontoh para guru, puasa-puasa tetep semangat ngajar dan cuman mikirin muridnya

Kadang saya mikirin tukang sapu yang puasa-puasa pikirannya cuman nyapu dan mikirin biar jalanan bersih demi kenyamanan orang lain.

Dan juga saya malu sama tukang becak yang dalam panas dahaganya tetap bekerja mengayuh pedal becaknya.

Semua berjuang untuk kebahagiaan orang lain. Malu saya kalau sampai saat ini saya cuma memikirkan kebahagiaa  saya sendiri.

Tak bolehkah saya tetap hadir di hari ini untuk sekedar berbagi sedikit ilmu dan inspirasi untuk orang lain yang ingin menafkahi keluarganya?

Semoga Allah senantiasa melindungi keluarga para pejuang kehidupan.

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

True (Video) Story : Perjalanan Empat Benua

“Dulu waktu aku SD, aku sering membolak-balik atlas peta dunia dan berkata dalam hati bahwa suatu saat aku akan ke tempat-tempat ini”

Suatu kali istri saya bercerita pada saya tentang gumaman masa kecilnya itu. Entah apakah itu bisa dibilang menjadi impian atau visi. Sesuatu yang kita inginkan dalam alam bawah sadar dimana insya Allah, dengan izin Allah, kita akan dibawa ke sana.

Haadza min Fadhlillah,
Semoga video ini dapat menjadi inspirasi bahwa semua impian bisa menjadi kenyataan dengan izin Allah ketika kita bersungguh-sungguh memperjuangkannya. Selamat menyaksikan

See you in the fifth continent, Africa
insya Allah

Best Regards,
The World of Gusnul Pribadi

Tokyo Live Story (3/3 – End) : The Shinjuku Friday Rush

Jam menunjuk di angka 11, kami berada di koridor pertokoan menuju stasiun Shinjuku, stasiun tersibuk di Tokyo. Sebuah toko dasi di sebuah sudut jalan menuju pintu stasiun menghentikan sejenak langkah kami. Desain-desain sederhana dan menarik itu mampu membuat kami berhenti sejenak dan membeli beberapa buah dasi.

Setelah kami bertujuh menyelesaikan transaksi, ibu sang penjaga toko mengantar kami keluar dan membungkukkan badannya dalam-dalam sambil berkata,”Arigatou Gozaimasu”.¬† Bahkan setelah sekitar 30 meter kami berjalan meninggalkan dia, dia masih dalam kondisi membungkuk. Luar biasa bagaimana orang-orang ini dengan tulus berterima kasih.

Melenggang setelah belanja dasi
Melenggang setelah belanja dasi

Continue reading “Tokyo Live Story (3/3 – End) : The Shinjuku Friday Rush”

Tokyo Live Story (2/3) : Rezeki Anak Sholeh

“Ano, sumimasen….Oinori sitai desukedo, basho wa arimasuka?”

“Permisi,… kalau mau sholat , apakah ada tempatnya?”, teman kami, Pak Sapta bertanya pada seorang petugas informasi yang, sebut saja namanya Keiko, yang berdiri tak jauh dari gedung wahana Tower of Terror di Tokyo Disney Sea. Beruntung Pak Sapta menjadi teman jalan kami selama di Jepang. Terutama, karena dia pernah beberapa tahun sekolah di Jepang, sehingga kemampuan percakapan bahasa Jepangnya lumayan terasah.


SHAF PARKIRAN
Continue reading “Tokyo Live Story (2/3) : Rezeki Anak Sholeh”

True Story : Memburu Sebuah Kebahagiaan

“Tahukah kamu, saya kena kanker karena saya terlalu perfeksionis”

Saya tertegun sesaat. Bu Ratih , bukan nama sebenarnya, memulai pembicaraannya. Mata Bu Ratih sesekali melirik ke atas seperti mencoba mengingat-ingat kejadian waktu itu. Saya masih penasaran, bagian mana dari ‘perfeksionis’ yang bisa membuat beliau mengambil kesimpulan bahwa itu adalah penyebab kanker di leher rahimnya?

Bu Ratih menegakkan posisi duduknya. Saya menaruh cangkir biru muda berisi teh di meja sambil melirik istri saya yang sedang memangku GG, putra bungsu kami yang sudah mulai mengantuk. Continue reading “True Story : Memburu Sebuah Kebahagiaan”

Create a free website or blog at WordPress.com. | The Baskerville Theme.

Up ↑

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,782 other followers

%d bloggers like this: